Ikut Liburan ke Luar Negeri? Ini 9 Tempat Wisata yang Kembali Dibuka

131 views

Sejumlah destinasi wisata populer di luar negeri mulai melonggarkan pembatasan sosial dan menyambut kembali kedatangan turis.  Awal bulan ini, Uni Eropa meluncurkan rencana untuk membuka kembali perbatasan internalnya di waktu musim panas. Sementara itu, negara-negara seperti Estonia, Latvia dan Lithuania telah membentuk “gelembung perjalanan”, yang memungkinkan untuk perjalanan antar negara tersebut.

Sejumlah pulau di Karibia juga sedang bersiap untuk membuka pintu bagi turis asing pada Juni. Sementara destinasi seperti Meksiko dan Thailand berencana untuk membuka kembali wilayah mereka secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang.

Dilansir dari CNN International dan Insider, berikut adalah sejumlah destinasi wisata favorit di luar negeri yang sudah mulai menerima kedatangan turis asing:

1. Aruba, Karibia Pulau Aruba di Karibia berencana untuk membuka pintunya bagi para turis antara tanggal 15 Juni dan 1 Juli. Namun, biro perjalanan wisata untuk pulau Karibia, menyebut bahwa tanggal tersebut masih bisa berubah jika Aruba memilih untuk memberlakukan tindakan pencegahan tambahan guna menyesuaikan situasi pandemi di sana.

Meskipun tidak disebutkan persyaratan pengujian Covid-19 untuk kunjungan, wisatawan akan diminta untuk menjalani pemeriksaan suhu pada saat kedatangan. Pusat perbelanjaan, bioskop, salon kecantikan dan restoran outdoor diizinkan untuk dibuka kembali pada 25 Mei, tetapi aturan jam malam dari pukul 10 hinggal 5 pagi tetap diberlakukan.

Selain itu, departemen Kesehatan Masyarakat setempat juga telah memperkenalkan program “Kode Kesehatan & Kebahagiaan Aruba” program tersebut merupakan sertifikasi kebersihan dan kesehatan, serta diwajibkan untuk semua bisnis yang terkait dengan pariwisata.

2. Maladewa Maladewa menutup perbatasan dan menutup semua penerbangan, tidak lama setelah negara itu mencatat dua kasus virus corona pertama pada bulan Maret. Negara kepulauan, yang terdiri dari lebih dari 1.000 pulau, telah mencatat sekitar 1.457 kasus yang dikonfirmasi dan lima kematian dari Covid-19. Sebelumnya diperkirakan bahwa destinasi wisata akan dibuka kembali pada akhir tahun, namun para pejabat setempat telah mengajukan pembukaan kembali pada Juli.

Pengunjung akan kembali diizinkan masuk ke negara itu tanpa menjalani pengujian terlebih dahulu atau periode karantina wajib.Juga tidak ada persyaratan visa baru atau biaya tambahan. Pemerintah juga mempertimbangkan untuk mengeluarkan “Lisensi Pariwisata Aman” bagi fasilitas wisata yang mematuhi peraturan pemerintah dan persyaratan keselamatan tertentu, seperti memiliki tenaga medis bersertifikat yang dan memiliki stok APD yang memadai. Baca juga: New Normal, Liburan ke Maladewa Akan Semakin Mahal

3. Meksiko Quintana Roo, negara bagian di sisi Karibia Meksiko berharap untuk membuka kembali sektor pariwisatanya antara tanggal 10 dan 15 Juni.  Hal tersebut diungkapkan oleh Marisol Vanegas, sekretaris pariwisata negara bagian Quintana Roo. “Itu tergantung pada izin dari pemerintah federal,” kata dia. Sementara itu, Los Cabos akan memulai rencana lima fase untuk menghidupkan kembali pariwisata pada bulan Juni.

4. Georgia Georgia mengalami kenaikan siginifikan di sektor pariwisata sebelum pandemi virus corona terjadi, dengan lima juta wisatawan tercatat berkunjung pada 2019, meningkat 7 persen dari tahun sebelumnya. Tetapi negara itu terpaksa menutup resor musim dinginnya dan melarang semua kunjungan wisatawan asing pada bulan Maret karena krisis.

Pemerintah pun berencana untuk membuka kembali destinasi wisatanya untuk turis internasional pada 1 Juli. Para pejabat telah menyiapkan rencana tiga tahap “anti-krisis”, yang mencakup kampanye pemasaran yang dirancang untuk mempromosikan Georgia sebagai “tujuan yang aman.” Tahap berikutnya akan memungkinkan untuk perjalanan domestik di zona pariwisata “aman” khusus, sementara tahap terakhir melibatkan pembukaan kembali perbatasan dan beberapa penerbangan.

5. Spanyol Lockdown Spanyol adalah salah satu yang terberat di Eropa, tetapi pembatasan tersebut perlahan-lahan mulai dicabut. Pantai akan dibuka kembali pada bulan Juni sementara hotel di beberapa bagian negara itu telah diizinkan untuk kembali beroperasi. Mulai 1 Juli, Spanyol akan memberikan izin bagi wisatawan Uni Eropa untuk masuk tanpa harus dikarantina selama dua minggu. “Kami harus menjamin, ketika pariwisata internasional dibuka, bahwa orang yang datang ke Spanyol adalah orang yang aman,” Menteri Pariwisata Spanyol Reyes Maroto baru-baru ini mengatakan kepada surat kabar lokal El Pais.

6. Italia Merupakan tempat terdampak virus corona paling parah di Eropa, Italia menjalani lockdwon terpanjang di benua itu, dengan 62 juta penduduknya mengisolasi diri di rumah dari 10 Maret hingga 4 Mei. Menurut Evening Standard, negara yang sangat bergantung pada pariwisata sekarang memungkinkan orang untuk bepergian masuk dan keluar, tanpa harus dikarantina.

Pulau Sisilia Italia telah menawarkan untuk membayar setengah dari biaya penerbangan pengunjung dan sepertiga dari biaya hotel, jika wisatawan akan berkunjung akhir tahun ini. Baca juga: Bawa Napoli ke Final Coppa Italia, Gattuso Ogah Pikirkan Kontrak

7. Portugal Portugal, keluar dari lockdown dengan membuka kembali beberapa toko dan restoran pada pertengahan Maret. Mereka menjadi salah satu negara Eropa pertama yang menyambut kembali pengunjung, menurut Condé Nast Traveler. Portugal akan secara resmi mengizinkan perjalanan udara dari negara-negara Uni Eropa kecuali Spanyol dan Italia mulai 6 Juni.

Santos Silva, menteri luar negeri Portugal, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan di bandara.

8. Jamaika Jurnal Karibia melaporkan bahwa Jamaika berencana untuk menyambut kembali pengunjung pada 15 Juni, menjadi tujuan wisata Karibia terbesar yang dibuka kembali. Ia juga mengatakan bahwa protokol kesehatan dan keselamatan COVID-19 yang baru dikembangkan di Jamaika terdiri lebih dari 100 halaman. Ini mencakup peraturan kesehatan untuk semuanya, mulai dari transportasi hingga tur, hotel, dan restoran.

Islandia Perdana menteri Islandia mengatakan bahwa negara kepulauan itu bertujuan untuk dibuka bagi wisatawan pada 15 Juni. Negara itu juga berencana untuk menguji semua kedatangan wisatawan dengan tes COVID-19, sehingga memungkinkan para pelancong yang melakukan mendapat hasil tes negatif untuk melewatkan karantina. Namun, siapa pun yang ditemukan positif Covid-19, harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

9. Siprus Siprus berencana untuk mulai menyambut wisatawan kembali pada 9 Juni. Namun, pembukaan wisata hanya memungkinkan pengunjung dari negara-negara yang dianggap “aman,” dan yang memiliki tingkat infeksi yang sama rendahnya. Ada 19 negara dalam daftar ini, seperti Jerman, Austria, Yunani, Finlandia, Denmark, dan Norwegia. Lebih lanjut, Siprus dikatakan akan membayar akomodasi, makanan, dan obat-obatan dari setiap turis yang terkena COVID-19 saat mengunjungi negara itu.

Tags: #9 Tempat Wisata #Liburan #Luar Negeri